Ketika Harga Kopi Makin Pahit

Siapa yang tak kenal dengan kopi. Tanaman yang bijinya dimanfaatkan sebagai bahan minuman yang sudah tersohor di beberapa benua sejak 800 SM. Berawal dari benua hitam, di negeri miskin Ethiopia yang telah memanfaatkan kopi sebagai bahan pangan penambah energi. Hal ini berkembang sampai ke benua Eropa, dan akhirnya sampai terasa di lidah kita kepahitan rasanya disertai dengan aromanya yang khas. Saat ini kopi sudah dinikmati oleh semua kalangan masyarakat, baik yang muda, para remaja, eksekutif, ibu-ibu, kakek, nenek, tukang becak, presiden, dan lain-lain.

Penambah energi alami
Perkembangan penyajian kopi yang cukup baik membuat masyarakat tetap mengonsumsi kopi meski di beberapa kedai kopi dunia harganya terbilang mahal. Olahannya pun sudah beragam dengan berbagai macam rasa dan bentuk tetapi tanpa mengurangi kekhasan kopi itu sendiri. Kita dapat menemukan produk-produk inovasinya di beberapa kedai kopi dunia, seperti halnya di kedai Starbucks, Dunkin Donuts,Pacific Coffee, dan lain-lain.
Karena khasiatnya yang dipercaya dapat menambah energi, kopi kerap kali menjadi minuman pilihan untuk menjaga stamina agar tetap semangat bekerja dan juga mengusir rasa kantuk dari pelupuk mata. Selain itu kopi juga dipercaya dapat  menurunkan resiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung.

Pahitnya Harga Kopi
Memburuknya iklim serta cuaca di beberapa wilayah di mana kopi-kopi dunia ditanam menyebabkan produksi kopi semakin menurunsehingga pasokan pun tak banyak. Padahal permintaan dunia akan kopi cukup tinggi. Hal ini menyebabkan harga kopi semakin naik, baik jenis arabica maupun robusta. Berdasarkan data dari Bloomberg, sejak kuartal IV tahun 2010 harga kopi dunia sudah menunjukkan tanda-tanda kenaikan terutama untuk kopi jenis arabika. Pada kuartal itu harga kopi arabika di bursa ICE New York ada di level US$2.01 per pound untuk pengiriman Desember. Sementara kopi robusta untuk pengiriman Januari 2011 ada di level US$1.91 per pound. Harga tersebut adalah harga tertinggi sejak 14 Oktober 2008. Sampai saat inipun harga kopi masih terus memahit. Hal ini terjadi karena akibat banyak faktor, tidak hanya faktor cuaca buruk yang begitu membuat pusing banyak kalangan. Di Indonesia—yang merupakan produsen kopi terbesar nomor tiga dunia, curah hujan sangat tinggi sehingga menyulitkan petani kopi untuk memproduksi lebih banyak kopi. Tak berbeda nyata dengan Vietnam—sang raja kopi Asia, yang merupakan produsen kopi terbesar kedua setelah Brazil. Vietnam juga mengalami cuaca buruk, hanya saja di Vietnam terjadi kekeringan sehingga pasokan air sangat kurang. Dengan begitu harga kopi robusta makin pahit karena Vietnam adalah negara penghasil kopi robusta terbesar di dunia. Harga robusta di bursa London Liffe untuk pengiriman Mei 2011 berada di level US$ 2,615 per ton. Harga ini sudah naik 25% dari harga normal di kuartal IV 2010 dan kuartal I 2011 yang sebesar US$ 2,043 per ton.

Faktor x: ‘Joker’ bermain lagi
Peristiwa-peristiwa dunia yang sedang menjadi sorotan utama pemberitaan pun ikut menyumbang, seperti kerusuhan yang terjadi di Libya, bencana alam dan rusaknya reaktor nuklir di Jepang. Beberapa produsen kopi olahan dunia tak mau rugi. Mereka pun menaikkan harga produknya sebesar beberapa persen, seperti Starbucks yang menaikkan 12% untuk produk kemasannya.
Ternyata tak hanya faktor-faktor di atas yang menyebabkan harga kopi naik. Ada faktor lain yang cukup berpengaruh dan independen. Artinya faktor inilah yang menjadi primary key dari naiknya harga kopi dunia terutama di Indonesia. Ya, satu lagi pemain yang selalu beraksi layaknya ‘joker’, sang spekulan yang seenaknya memainkan harga. Setiap harinya harga kopi dalam negeri pun fluktuatif. Para eksportir kopi harus berpikir ulang jika akan mengekspor kopi ke luar negeri. Pasalnya harga kopi dalam negeri lebih tinggi daripada harga kopi dunia. Jelas mereka akan kalah bersaing soal harga. Cuaca buruk memang sedang melanda Indonesia, tetapi seharusnya sistem distribusi produk ini harus seimbang. Jangan sampai harga kopi robusta di Sulawesi setara dengan kopi arabika di Sumatera. Hal ini bisa saja terjadi jika pendistribusian tidak baik seperti yang sekarang ini sedang terjadi di dunia. Tak semua harga kopi naik, ada yang turun dan ada yang konstan.
Harus ada tindakan tegas untuk para spekulan agar sistem ekonomi dalam negeri tetap berjalan dengan baik, karena pada dasarnya masalah pangan adalah permasalahan yang sistemik sehingga jika terjadi kekurangan di titik tertentu maka akan berimbas pada yang lain.
Memanfaatkan peluang
Naiknya harga kopi dunia ternyata tidak serta merta menjadi momok bagi kita semua, tentu dibalik masalah ada peluang yang seyogyanya dimanfaatkan seoptimal mungkin. Dengan tingginya harga kopi dunia pemerintah harusnya bisa memotivasi dan mendukung para petani kopi untuk dapat menghasilkan kopi yang lebih banyak lagi sehingga produksi tinggi dan pendapatan total juga bertambah. Pemerintah harus serius dalam menangani hal ini karena pemerintah juga berperan penting dalam keb

more »

Selalu yang Pertama dan Utama

“Oh bunda ada dan tiada dirimu ‘kan selalu ada di dalam hatiku”.

Tepat dan sangat benar. Itulah penggalan bait yang harusnya tiap-tiap dari kita paham mengenai maknanya, tidak hanya sekedar dilantunkan. Setiap tanggal 22 Desember kita selalu teringat bahwa saat itu adalah hari ibu, hari di mana para ibu mendapatkan ‘tempatnya’.

Meskipun Hari Ibu tidak dijadikan salah satu hari berlabel merah di negeri ini, tetap saja orang-orang merayakannya dengan berbagai macam cara dan acara. Tetapi, sudah benarkah cara yang banyak orang lakukan? Sudahkah mereka paham benar apa makna Hari Ibu? Dengan berbagai kesibukan yang memakan waktu, beberapa orang menyempatkan diri mereka untuk sowan ke orang tua mereka—khusunya sang ibu.

Terlepas dari perbedaan keadaan, keluarga merupakan cluster yang pertama dan utama bagi anak, khususnya peranan ibu dalam segala hal—mulai dari mengandung, melahirkan, mendidik, dan seterusnya. Dari waktu ke waktu dalam proses mendidik itu pasti ada saja yang terjadi antara ibu dan anak muali dari perbedaan pendapat, perdebatan, dan lain-lain. Tapi, sadarkah kita bahwa apa-apa yang ibu kita batasi pada kita, apa-apa yang ibu kita larang tak lain adalah untuk melindungi kita. Jangan sampai kita berpaling padanya, memusuhinya, bahkan sampai berhari-hari.

Tetap pada prinsip pertama, ibu adalah pertama dan utama. Boleh kita mencurahkan isi hati kita pada teman kita, pada sahabat kita. Tetapi seorang ibu bukanlah permanen sesosok orang yang hanya jadi tukang masak di rumah. Dialah sahabat kita dikala kita mendapat masalah. Beliaulah yang tahu apa isi hati kita dan mungkin beliaulah yang dapat menenangkan perasaan kita dikala hati kita gundah.

Menjelang momen hari yang sangat spesial dan langka ini, tak ada salahnya kita letakkan sejenak beban pekerjaan kita untuk menggantikannya menyelesaikan pekerjaan rumah. Karena dengan begitu kita akan tahu betapa berat pekerjaan rumah daripada pekerjaan kita sendiri mungkin di kantor, di kampus, dan sebagainya. Tetapi jika kita tidak dapat pulang, tunjukkanlah prestasi apa yang sudah kita hasilkan yang nantinya dapat membuatnya tersenyum bahagia. Karena pada hakikatnya, bibir seorang ibu selalu mendoakan putra putrinya dimanapun mereka berada.

*FeNdSMedia#

Jangan Pernah Beri Kesempatan

Tindak kriminal pencurian motor dan perampokan yang akhir-akhir ini semakin marak terjadi membuat masyarakat resah, khususnya mereka yang berada di kawasan Jabodetabek. Pasalnya, tindak kriminal tersebut sering terjadi di kawasan Jabodetabek. Polda Metro Jaya terpaksa harus merevisi peta kawasan kriminal karena tindak kriminal yang terjadi sudah ‘pindah jalur’ dan semakin meluas. Dari empat kawasan penyangga kota Jakarta, kawasan Tangerang paling rawan. Untuk daerah Jakarta Raya, Jakarta Barat dan Timur paling rawan sebab tindak kriminal tersebut paling sering terjadi di daerah itu. Hal ini sangat berbeda dengan peta kawasan rawan kriminal yang dibuat sebelumnya oleh pihak Polda Metro Jaya.

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang melakukan tindak kriminal, salah satunya adalah faktor perbedaan tingkat ekonomi yang mengarah pada tingkat kesejahteraan dan kemiskinan. Sebagian besar pelaku kriminal—khusunya curanmor dan perampokan adalah orang-orang yang sedang membutuhkan dana. Mereka adalah pengangguran yang tak memiliki pemasukan untuk menghidupi dirinya sendiri dan mungkin juga keluarganya. Fenomena ini menyebabkan kecemburuan sosial di kalangan masyrakat.

Selain itu, adanya kesempatan juga salah satu faktor adanya tindak kriminal. Biasanya para korban dari tindak kriminal ini adalah mereka yang ‘memberi’ kesempatan pada pelaku sehingga terjadilah tindak kriminal itu.

Tren terbaru di era ini, pelaku tindak kriminal menggunakan senjata yang berbeda dari biasanya—senjata tajam. Sekarang mereka lebih camggih lagi dengan menggunakan senjata api seperti pistol—baik yang rakitan maupun yang asli. Belum lagi alat-alat lain yang bersifat merusak keamanan aset kita. hal ini menyebabkan kerugian yang lebih besar, karena baik berhasil ataupun tidak tindak kriminal ini akan tetap merugikan. Ada kemungkinan pelaku akan menembak meski tidak mendapatkan barangnya sehingga bisa saja korban masuk rumah sakit atau bahakan masuk liang lahat.

Yah, intinya jangan sekali-kali kita lengah pada apaun disekitar kita, karena boleh jadi kejahatan ada di dekat kita, bahkan di rumah kita sendiri. Saling mengingatkan adalah tugas kita sesama manusia, karena harfiahnya manusia adalah lupa.

Febrynand Putra

Published in Media Indonesia Daily (Nov, 22 2010)

Manfaatkan Potensi Zakat untuk Menurunkan Tingkat Kemiskinan di Indonesia

Z

akat merupakan rukun Islam ketiga yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim di dunia ini. sebenarnya macam zakat ada banyak, tetapi yang biasa orang bicarakan adalah zakat di bulan Ramadhan sebagai pelengkap ibadah puasa, yakni zakat fitrah. Zakat yang dimaksud untuk dikelola adalah zakat fitrah dan zakat maal—yang kebanyakan didapat dari dana pendapatan masyarakat.

Sebenarnya apa hubungan zakat dan ekonomi—yang sebagian banyak orang memahami ekonomi itu ajaran barat yang sekuler? Pertanyaan ini dapat dengan mudah dijawab, sebab ekonomi berhubungan dengan kelangsungan hidup manusia, termasuk kegiatan amaliyah yang perlu didukung oleh harta.

Ekonomi berhubungan dengan materi, yaitu harta yang dimiliki tiap-tiap individu. Dalam beribadah, umat muslim membutuhkan harta untuk menjalankannya. Sebagai contoh dalam keseharian, sholat yang membutuhkan pakaian yang tertutup yang telah disyariatkan Allah, begitupun juga zakat.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim mayoritas memiliki potensi zakat yang besar jika dikelola dengan profesional. Bahkan potensi itu dapat mengurangi tingkat kemiskinan penduduk Indonesia serta kelaparan secara tidak langsung.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyatakan bahwa dana zakat keseluruhan yang dikelola dari tahun 2007 hingga 2009 meningkat secara signifikan sehingga pada tahun 2009 dana itu mencapai Rp 1,2 Triliun.

Bank Pembanguna Asia (ADB) mengkaji prediksi dana zakat Indonesia pada tahun 2010 mencapai Rp 100 Triliun. Jika dilihat dari sisi ekonomi, dana zakat dapat menjadi salah satu buffer power perekonomian Indonesia.

Zakat merupakan penopang dan tambahan meringankan beban pemerintah dalam menciptakan pemerataan dan pengurangan kemiskinan.

Zakat menjadi tambahan pendapatan bagi para fakir miskin. Mereka dapat membeli barang-barang kebutuhan pokok sehingga meningkatkan permintaan agregat terhadap barang-barang kebutuhan pokok.

Di sisi lain, zakat juga dapat merangsang investasi karena dana tabungan masyarakat terkikis dan beredar. Dengan meningkatnya investasi maka sistem mikroekonomi dan makroekonomi mulai dari produksi, distribusi, hingga konsumsi juga akan meningkat.

Namun sangat disayangkan, badan pengelola zakat di Indonesia belum terpadu, sehingga pengelolaan dana zakat belum maksimal. Untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, dibutuhkan koordinasi terpadu tidak hanya dari pemerintah, tetapi pihak swasta juga. Selain itu, pihak perbankan syariah dan LSM mempunyai daya pendekatan yang lebih pada masyarakat ketimbang perusahaan swasta lain.

Di sisi lain, para wajib zakat juga memiliki kesadaran yang rendah akan zakat yang harusnya mereka keluarkan jika sudah sampai nishab (syarat waktu zakat). Masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai pelaksanaan zakat, hikmah dan tujuan zakat itu sendiri. Padahal menolak zakat berarti mengingkari agama.

Mungkin kita perlu melihat dan meninjau lebih dekat lagi—walaupun sudah dekat, bagaimana sistem zakat di negara tetangga, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Malaysia menetapkan sistem two-in-one, di mana jika kita sudah membayar zakat, maka tidak perlu lagi membayar pajak—jika biaya pajak sama dengan zakat yang dibayarkan. Sebagai contoh, jika biaya pajak sebesar RM 2000 dan seseorang telah membayar zakat sebesar RM 1700, maka biaya pajak yang harus dibayar adalah RM 300.

Sistem distribusi dan pascadistribusi di Brunei bisa diacungi jempol. Pemberian dana zakat benar-benar sesuai sasaran dan pengambilan dana dilakukan di bank yang sudah ditunjuk oleh pemerintah sebagai mitra. Setiap bulannya, tiap keluarga miskin hanya diperbolehkan mengambil dana di bank hanya 1/60, 1/48, 1/36, atau 1/12 sesuai tingkat kemiskinan kepala keluarga tersebut. Dana pengeluaran perbulan hanya digunakan untuk menutupi biaya pengeluaran makanan, minuman, biaya sehari-hari, biaya sekolah, dan biaya sewa rumah.  Dengan begitu pengelolaan zakat akan lebih optimal.

Dengan harapan dana zakat yang seharusnya tinggi ini, pemerintah harus lebih memperhatikan lebih intensif karena pengaruhnya sangat besar terutama di bidang ekonomi.

Cat Ulang Tembok Hukum yang Terkelupas

Cat tembok hukum di Indonesia semakin lama semakin terkelupas dan memperlihatkan belangnya. Dengan kalimat lain, kebrobokan hukum di negeri ini kian memprihatinkan. Semakin lama semakin memperlihatkan lunturnya kekuatan hukum di negeri ini. Ironisnya, kelunturan itu banyak disebabkan oleh manusia-manusia jajaran atas dan menengah pemerintaha—termasuk koloninya.

Kasus yang baru-baru ini menggemparkan masyarakat dan membingung-kan sejumlah tokoh dari berbagai kalangan membuat hukum Indonesia sangat buruk di mata(nya) sendiri, bahkan di mata dunia. Kasus ketidakberadaan Gayus Tambunan, terdakwa kasus suap dan mafia pajak di selnya dan munculnya ia di tribun penonton di turnamen tenis wanita internasional di Nusa Dua, Bali membuat sejumlah headline surat kabar dipenuhi dengan foto wajah (mirip) dirinya yang menggunakan rambut wig dan kacamata.

Hal ini tidak hanya membuat jutaan masyarakat geram akan dirinya, tetapi presiden RI, Susilo bambang Yudhoyono pun ikut geram. Kasus ini benar-benar mencoreng citra hukum Indonesia.

Sebenarnya, kasus ‘kecolongan’ ini sudah sering terjadi di lingkungan hukum kita. Permasalahannya sejauh mana pihak penegak hukum dan perangkat lain yang harusnya tak hanya menegakkan tapi juga menjaga serta berkomitmen terhadap hukum Indonesia agar aparat hukum tak semena-mena mempermainkan dan dipermainkan. Masalah lain ialah beberapa mata aparat penegak hukum mudah tertutup dengan uang panas. Inilah penyumbang utama kebobrokan aparat.

Tetapi masalah hukum dan kenegaraan adalah masalah rakyat juga. Tembok hukum harus dicat ulang dengan warna baru. Undang-undang dan sanksi hukum harus benar-benar direvitalisasi dan ditegakkan untuk siapa saja tanpa memandang status. Kerjasama yang sinergis antara aparat dan rakyat akan membuahkan keadaan yang lebih baik untuk Indonesia yang lebih baik tentunya. Agama serta moral etika kemanusiaan harus menjadi pondasi tiap orang minimal untuk melindungi diri sendiri dan keluarga dari godaan dan ancaman.

FIQIH PUASA

  • Puasa dan Hikmahnya

Puasa merupakan rukun Islam yang ke empat. Puasa yang dimaksud dalam rukun Islam ini adalah puasa di bulan Ramadhan tahun Hijriah. puasa dikategorikan dalam ibadah jasadiyah karena memerlukan aktivitas fisik.

Secara syar’i puasa berarti menahan dan mencegah diri secara sadar dari makan, minum, bersetubuh dan hal-halsmisalnya, selama sehari penuh dari terbitnya fajar hingga terbenamnya fajar dengan niat memenuhi perintah-Nya.

Segala sesuatu yang Allah perintahkan selalu bermanfaat dan membawa hikmah karena ibadah yang manusia lakukan sesuai dengan fitrah manusia.

Diantara hikmah berpuasa antara lain adalah :

  1. Tazkiyah an-nafs (pembersiahn jiwa)
  2. Menyehatkan badan
  3. Mengangkat aspek kejiwaan mengungguli aspek materi dalam diri manusia
  4. Sebagai tarbiah bagi kemauan, jihad bagi bagi jiwa, pembiasaan kesabaran.
  5. Mengurangi hawa nafsu dan syahwat
  6. Menajamkan perasaan terhadap nikmat Allah SWT kepadanya
  7. Meningkatkan perasaan sosial dan empati
  8. Mempersiapkan orang menuju derajat taqwa dan naik ke kedudukan orang-orang muttaqin.
  • Puasa Ramadhan dan Penetapannya

Jika dilihat dari aspek hukumnya, puasa ada bermacam-macam. Ada puasa wajib, puasa sunnah, puasa, makruh, dan puasa haram.

Puasa wajib ada tiga macam :

Pertama, fardhu ‘ain, yaitu puasa yang diwajibkan Allah pada waktu tertentu, yaitu puasa Ramadhan.

Kedua, fardhu karena sebab tertentu, yaitu puasa kafarat (tebusan), misalnya tebusan sumpah, tebusan zhihar, tebusan karena pembunuhan yang salah, dan lain-lain.

Ketiga, puasa yang diwajibkan atas dirinya sendiri, contohnya puasa nadzar.

Dalam hal ini kita akan bahas lebih dalam tentang puasa Ramadhan. Puasa yang dilaksanakan di bulan Ramadhan ini termasuk fardhu ‘ain bagi tiap-tiap muslim yang mukalaf tanpa kecuali, baik pada masa lampau maupun masa sekarang. Kewajibannya mengikat orang awam maupun khusus tanpa memerlukan kajian dan dalil lagi.

Allah mewajibkan puasa atas orang yang sehat dan yang tidak sedang bepergian (muqim) dan memberi dispensasi bagi orang yang sakit dan musafir.

Bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan Qamariah dalam sistem penanggalan Islam (Hijriah). Allah SWT mewajibkan puasa di Bulan Qamariah bukan semata-mata tanpa sebab, tetapi karena ada hikmah yang akan kita dapatkan dan ada sebab tertentu. Bulan Qamariah beredar di antara musim selama setahun. Kadang waktu puasa jatuh di musim dingin, beberapa waktu ke depan akan jatuh di musim yang lain, dan itu berlaku kontinu. Hikmah yang dapat diambil dari sebab-sebab di atas adalah adanya keadilan Islam bagi seluruh muslim di dunia.

Masuknya bulan Ramadhan ditentukan berdasarkan munculnya hilal (bulan sabit) di ufuk. Penentuannya dapat ditetapkan dengan tiga cara, yaitu dengan Ru’yah hilal, menyempurnakan Sya’ban menjaid 30 hari, dan memperkirakan hilal. Sebagian besar ulama besar sekarang menetapkan jatuhnya hilal berdasarkan hitungan astronomi.

Jika hilal terlihat di siang hari, maka Bulan Ramadhan masuk pada siang hari. Kita sebagai muslim diwajibkan berpuasa di sisa waktunya. Dari Rabi’ binti Mu’awidz bin ‘Afra berkata “Rasulullah Saw. mengutus seseorang di pagi hari tanggal 10 Muharram ke desa-desa Anshar di sekitar Madinah (agar mengatakan), barang siapa berpagi hari melakukan puasa, maka sempurnakanlah puasanya, dan barangsiapa berpagi hari tidak puasa maka berpuasalah di sisa harinya.

  • Orang-orang yang Wajib Berpuasa

Puasa di bulan Ramadhan hukumnya adalah fardhu ‘ain karena termasuk Rukun Islam. Puasa wajib dilaksanakan oleh setiap mslim yang balig, berakal, sehat, dan bukan musafir serta tidak memiliki halangan yang syar’i—seperti haid dan nifas bagi perempuan.

Sebenarnya puasa di bulan Ramadhan ada syaratnya, yaitu :

  1. Beragama Islam
  2. Balig
  3. Sehat jasmani
  4. Berakal
  5. Suci (tidak sedang haid dan nifas—bagi perempuan)

Syarat-syarat di atas harus terpenuhi, jika tidak maka puasanya tidak sah.

Tetapi ada kondisi di mana seseorang tidak diwajibkan berpuasa di hari di bulan Ramadhan. Keadaan seperti ini dinamakan uzur.

  • Orang-orang yang Uzur Berpuasa

Dalam hal ini ada beberapa keadaan yang berbeda sehingga berbeda pula perlakuannya.

Pertama, uzur yang mewajibkan pemiliknya berbuka dan haram berpuasa. Ini berkaitan dengan uzur perempuan, yaitu haid dan nifas.

Kedua, uzur yang membolehkan pemiliknya berbuka, dan dalam keadaan tertentu diwajibkan, tetapi ia wajib meng-qadha. Ini berkaitan dengan sakit dan orang-orang bepergian jauh.

Ketiga, uzur yang membolehkan pemiliknya berbuka, bahkan terkadang mewajibkannya dan tidak perlu meng-qadha namun memberi fidyah. Ini uzur untuk orang tua renta dan orang berpenyakit parah hingga tak ber-daya.

Keempat, uzur yang masih diperselisihkan ulama tentang jenisnya. Ini berkaitan dengan orang hamil dan menyusui.

Kelima, uzurnya orang yang berat untuk melakukan puasa karena jenis pekerjaannya, seperti pekerja tambang dan sejenisnya.

Untuk seorang musafir, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Musafir dibolehkan berbuka jika sudah lewat 80 – 90 km, dan tidak boleh berbuka sebelum keluar dari batas kota asalnya.

Untuk tua renta dan sakit (menahun) adalah mereka yang sudah tua—baik laki-laki maupun perempuan yang tulangnya sudah lemah dan usianya sudah lanjut, di mana mereka sudah tak dapat lagi bekerja. Sedangkan orang lanjut usia yang pikun dan tak kuat berpuasa juga dibolehkan untuk berbuka dan tidak perlu meng-qadha.

Untuk perempuan hamil dan menyusui, mereka boleh berbuka tetapi harus membayar fidyah. Tetapi untuk perempuan yang masa kehamilannya ber-jauhan, dan hidup di kota yang pada umumnya tidak merasakan susahnya kehamilan dan menyusui—kecuali dua atau tiga kali, maka yang tepat adalah meng-qadha sebagaimana pendapat jumhur.

Hal-hal yang membatalkan puasa. Semakin berkembangnya zaman telah banyak hal-hal yang hadir di mana hal tersebut belum ada di zaman Rasulullah sehingga terkadang belum ada hukum yang langsung dari Quran ataupun Sunnag Rasulullah. Seperti halnya dengan hal-hal yang membatalkan puasa, telah banyak ahli fiqih yang memperlebar pembahasannya sehingga terdapat banyak hal-hal yang membatalkan puasa.

Diantara mereka ada yang berkata bahwa kemasukan benda seperti kerikil misalnya, lalu masuk ke jauf—ruang berongga di dalam tubuh manusia, maka batal puasanya.

Allah SWT berfirman dalam QS Al Baqarah : 187 yang artinya

Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untuk kalian, dan makan minumlah hingga terang bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.

Inilah tiga hal yang ditetapka , yang dilarang dilakukan saat sedang berpuasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Tiga hal ini dan beberapa hal yang dianggap satu tipe seperti merokok, menyirih, dan sejenisnya.

Berhubungan dengan hal di atas, suntikan atau injeksi—baik disuntikkan ke otot, ke pembuluh darah maupun bawah kulit, sampai sekarang masih menjadi persoalan dan bahan diskusi masyarakat. Untuk suntikan pengobatan, ulama kontemporer sepakat bahwa itu tidak membatalkan puasa. Tetapi jika suntikan bertujuan sebagai pengganti makanan (suntikan berisi larutan makanan seperti glukosa, dll) maka itu membatalkan puasa. Hal ini biasa kita jumpai di rumah sakit sebagai infus.

Selain hal di atas,  ada hal lain yang menjadi bahan diskusi masyarakat, yaitu mencium. Sebenarnya tidak ada masalah bagi orang yang berpuasa mencium istri atau suaminya selagi hal itu tidak memicu hawa nafsunya.

Aisyah r.a. berkata, “ketika itu Rasulullah saw mencium dan mencumbu dalam keadaan berpuasa dan beliau adalah orang yang paling kuat di antara kalian dalam menahan syahwatnya”.(HR. Bukhari Muslim)

  • Hal-hal yang Disunnahkan Bagi Orang yang Berpuasa
  1. Mendahulukan berbuka
  2. Mengakhirkan sahur
  3. Menghindari omong kosong dan mencaci maki
  4. Qiyamulail malam Ramadhan dan sholat tarawih
  5. Berdzikir, taat, bersedekah serta berinfaq
  6. Doa sehari-hari
  7. Meningkatkan ibadah di sepuluh hari terakhir

Rahasia kesungguhan di sepuluh hari terakhir ada pada dua hal berikut:

Pertama, amal-amal perbuatan ditentukan oleh penutupnya.

Kedua, lailatul qadar terjadi di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

  • Puasa yang Diaharamkan dan dimakruhkan

Puasa-puasa yang diharamkan oleh syariah adalah puasa di hari raya, puasa di hari Tasyriq, puasa-puasa bid’ah—seperti puasa tanggal 12 Rabiul awwal, puasa 27 Rajab, puasa hari Nisfu Sya’ban, puasa istri tanpa izin suami.

Puasa-puasa yang dimakruhkan contohnya adalah puasa Dahr, puasa yang dikhususkan di hari Jumat dan/atau Sabtu, dan berpuasa tetapi tidak sholat.

diringkas dari buku : Fiqih Puasa Dr. Yusuf Qardhawi

Category: Academic  4 Comments

beasiswa KML Foundation

Buat kamoe-kamoe mahasiswa IPB yang berasal dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto…

Telah dibuka beasiswa dari PT. Kelola Mina Laut berupa uang saku sebesar Rp 150.000/bulan untuk satu semester, yaitu semester ganjil 2010/2011 terhitung Agustus 2010 – Januari 2011.

Persyaratannya :

  1. Anggota Himpunan Mahasiswa SurabayaGresik, Mojokerto, dan Sidoarjo Institut pertanian Bogor (Himasurya Plus IPB)
  2. Aktif di organisasi mahasiswa Himasurya Plus
  3. IPK min. 3,00
  4. Mengumpulkan formulir pendaftaran
  5. Memberikan kontribusi nyata pada himaSURYA Plus

(dapat didownload di sini)FORM BEASISWA KML

  1. Melengkapi formulir pendaftaran
  2. Foto 3×4 sebanyak 1 lembar
  3. Transkrip nilai semester genap
  4. Fotocopy KTM

Poin persyaratan 1 dan 2 dikirm lewat email ke beasiswakml.himasurya@gmail.com dan ditunggu paling lambat Jumat 20 agustus 2010 pukul 17.00 WIB. Konfirmasi pengiriman email ke PJ angkatan.

Sedangkan poin persyaratan 3 dan 4 diserahkan ke PJ angkatan maksimal 25 Agustus 2010.

Angkatan 46            : farid Faroci  (085717188516)

Angkatan 45                        : indah (085731248880)

Angkatan 44 dan 43                       : yunita(085655404982)

KML FOUNDATION

Organized by :

Himasurya Plus